Gaza – Perang kelaparan yang dilakukan Israel di Gaza telah mencapai puncak mematikan baru. Hanya dalam waktu 48 jam, 20 orang meninggal dunia akibat kelaparan dan malnutrisi parah, menurut Direktur Jenderal Kementerian Kesehatan di Gaza, Munir Al-Bursh. Ini merupakan jumlah kematian tertinggi akibat kelaparan yang tercatat dalam waktu sesingkat ini sejak awal genosida.
Jumlah total kematian akibat kelaparan kini telah meningkat menjadi 87 jiwa. Di antaranya, 77 adalah anak-anak dan 10 orang dewasa. Pejabat kesehatan memperingatkan bahwa angka sebenarnya bisa jauh lebih tinggi, karena bantuan dan akses medis masih diblokade.
Dalam 24 jam terakhir saja, 95 orang tewas di dekat apa yang disebut sebagai “pusat bantuan”, yang dijalankan oleh GHF AS-Israel, yang kini menjadi perangkap mematikan bagi warga yang kelaparan. Lebih dari 600 orang lainnya terluka dalam periode yang sama. Jumlah total korban di lokasi-lokasi ini kini mencapai 1.017 orang tewas dan 6.453 luka-luka.