Gaza – Serangan tentara Israel secara acak menewaskan sedikitnya 29 warga Palestina di Jalur Gaza pada Kamis, termasuk beberapa orang yang mencoba mendapatkan bantuan kemanusiaan, kata petugas medis.
Sebuah sumber medis mengatakan bahwa 16 orang tewas dan puluhan lainnya terluka saat menunggu makanan di dekat titik distribusi bantuan di Koridor Netzarim di Gaza tengah.
Tujuh orang lagi tewas dan beberapa lainnya terluka ketika drone Israel menghantam dekat tenda pengungsian di kamp pengungsi Shati di Kota Gaza bagian barat, tambah sumber tersebut.
Enam warga sipil juga tewas dalam serangan terpisah di Kota Gaza, kata petugas medis.
Menurut Kantor Media Pemerintah Gaza, 300 pencari bantuan tewas dan 2.649 terluka oleh tembakan tentara Israel di dekat titik distribusi sejak 27 Mei.
Menolak seruan internasional untuk gencatan senjata, tentara Israel telah melancarkan serangan brutal terhadap Gaza sejak Oktober 2023, menewaskan lebih dari 55.600 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah wanita dan anak-anak.
Pada November lalu, Pengadilan Kriminal Internasional mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.
Israel juga menghadapi kasus genosida di Mahkamah Internasional atas perangnya di daerah kantong tersebut.
Sumber:
Anadolu Agency