• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Senin, Februari 16, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

“Saya Tak Bisa Hanya Duduk di Rumah dan Diam”: Sarah Wilkinson Ambil Risiko Berlayar untuk Gaza

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
21 September 2025
in Berita
0
“Saya Tak Bisa Hanya Duduk di Rumah dan Diam”: Sarah Wilkinson Ambil Risiko Berlayar untuk Gaza
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Aktivis senior pro-Palestina asal Inggris, Sarah Wilkinson (62 tahun), ikut bergabung dalam Global Sumud Flotilla, misi maritim terbesar yang pernah diorganisir untuk menantang blokade Israel atas Gaza dan mengirimkan bantuan kemanusiaan.

Kini berlayar di salah satu kapal flotilla, Wilkinson mengatakan kepada QNN bahwa keputusannya bukan lahir dari inspirasi mendadak, melainkan dari keputusasaan terhadap kegagalan dunia mencegah genosida dan kelaparan di Gaza.

“Ini tentang hilangnya harapan pada pemerintah dan para pemimpin. Mereka tidak akan melakukan apa pun untuk menghentikan genosida atau mencegah kelaparan. Maka ini menjadi sebuah keharusan,” ujarnya.

Kata-katanya mencerminkan bukan hanya tekad, tetapi juga kelelahan setelah bertahun-tahun beraktivisme yang menurutnya gagal menghentikan penderitaan rakyat Palestina.

“Harus ada sesuatu yang dilakukan. Harus mencoba segalanya. Dan flotilla ini adalah langkah berikutnya dari perjalanan panjang aktivisme pro-Palestina yang justru beriringan dengan pemusnahan rakyat Palestina.”

Ke Gaza Penuh Dengan Risiko

Misi ini berlayar di bawah bayang-bayang kemungkinan intersepsi keras oleh pasukan Israel. Namun Wilkinson tidak gentar.

“Meski ada risiko, kami memilih untuk berlayar,” tegasnya. “Dalam segala hal selalu ada risiko, tapi mereka adalah saudara-saudari kita. Saya tidak bisa hanya duduk di rumah dan tidak melakukan apa-apa.”

Bagi Wilkinson, flotilla ini lebih dari sekadar aksi perlawanan. Ia adalah simbol solidaritas global dalam skala yang belum pernah ia saksikan.

“Luar biasa melihat persatuan ini dan menjadi bagian darinya. Entah kami berhasil mencapai Gaza atau tidak, sudah ada unsur kemenangan di dalamnya,” katanya.

Ia menekankan keragaman peserta misi ini sebagai bukti dari apa yang ia sebut “sumud global”; keteguhan yang mendunia.

“Di setiap kapal ada kewarganegaraan yang berbeda. Seluruh dunia terwakili. Saya percaya ini adalah misi kemanusiaan terbesar dalam sejarah manusia.”

Wilkinson menutup dengan sebuah bayangan yang terus menguatkannya:

“Kami akan dibimbing oleh bayangan anak-anak yang menunggu di pantai menyambut flotilla. Saya berharap mereka bisa melihat kapal-kapal ini, berlayar dari setiap penjuru dunia. Inshallah, kami akan mencapai Gaza.”

sumber: Quds News Network

Tags: FlotilaGazaPalestina
Previous Post

WHO Peringatkan Rumah Sakit ‘di Ambang Kolaps’ saat Israel Intensifkan Serangan ke Kota Gaza

Next Post

Laporan Terbaru: 13 Anak Meninggal, Termasuk 10 Janin, di Kompleks Medis Nasser, Gaza Selatan

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
Berita

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut

11 Februari 2026
UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
Berita

UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil

8 Februari 2026
Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang
Berita

Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang

1 Februari 2026
Next Post
Laporan Terbaru: 13 Anak Meninggal, Termasuk 10 Janin, di Kompleks Medis Nasser, Gaza Selatan

Laporan Terbaru: 13 Anak Meninggal, Termasuk 10 Janin, di Kompleks Medis Nasser, Gaza Selatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • PBB: Israel Blokir Sejumlah Misi Kemanusiaan di Gaza
  • Sudah Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata di Gaza dalam Empat Bulan?
  • Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
  • UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
  • Suara Langit Indonesia Tebar Manfaat Lewat Bakti Sosial di Gunung Kidul

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In