• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Senin, Februari 16, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

1.968 Tawanan Palestina Dibebaskan, Ribuan Lain Masih Disiksa di Kamp Penjara Israel

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
14 Oktober 2025
in Berita
0
1.968 Tawanan Palestina Dibebaskan, Ribuan Lain Masih Disiksa di Kamp Penjara Israel
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Israel membebaskan 1.968 tawanan Palestina pada hari Senin, sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran terbaru dengan perlawanan Palestina di Gaza. Di antara mereka yang dibebaskan terdapat 250 orang dengan hukuman seumur hidup dan 1.718 tawanan dari Gaza yang diculik selama kampanye genosida terbaru Israel.

Otoritas Urusan Tawanan Palestina dan Klub Tawanan Palestina mengonfirmasi bahwa ini merupakan pertukaran besar ketiga sejak genosida dimulai.
Kesepakatan sebelumnya membebaskan 240 tawanan pada November 2023 dan 1.777 lainnya pada awal 2025, sehingga total tawanan yang telah dibebaskan sejak awal genosida mencapai 3.985 orang.


⚖️ Penyiksaan, Penyakit, dan Kelaparan di Penjara Israel

Meskipun ada pembebasan tersebut, lebih dari 9.100 warga Palestina masih ditahan di kamp-kamp penjara Israel, menghadapi penyiksaan sistematis dan perlakuan tidak manusiawi.

Para tawanan mengalami pemukulan, sengatan listrik, kekerasan seksual, kelaparan, dan penolakan pemberian obat-obatan.
Banyak dari mereka menderita penyakit kronis dan infeksi kulit seperti kudis.
Israel juga masih menahan 726 jenazah warga Palestina, termasuk 67 anak-anak.

Unit-unit khusus Israel seperti Metzada, Nahshon, dan Keter secara rutin melakukan penggerebekan malam di dalam sel, menggunakan gas air mata dan granat kejut.
Sedikitnya 78 tawanan telah tewas dalam tahanan sejak dimulainya genosida Israel di Gaza.

Keluarga para tawanan, terutama di Tepi Barat dan Yerusalem, kerap mengalami intimidasi dan penangkapan karena merayakan pembebasan kerabat mereka.
Sedikitnya 70 tawanan yang dibebaskan dalam kesepakatan sebelumnya ditangkap kembali oleh pasukan Israel.


📜 Sejarah Panjang Pertukaran Tawanan di Palestina

Pertukaran tawanan telah menjadi bagian penting dari perjuangan rakyat Palestina selama lebih dari lima dekade.
Setiap kesepakatan bukan hanya kemenangan taktis, tetapi juga simbol keteguhan dan perlawanan terhadap pendudukan.

1968 – Pertukaran Pertama:
Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) berhasil mencapai pertukaran tawanan pertama setelah pejuang perlawanan membajak pesawat El Al Israel. Israel membebaskan 37 tawanan Palestina, termasuk mereka yang menjalani hukuman panjang, sebagai imbalan atas pembebasan warga Israel di pesawat tersebut.

1971 – Pertukaran Mahmoud Bakr Hijazi:
Fatah menukar tentara Israel Shmuel Faiz dengan Mahmoud Bakr Hijazi, pejuang pertama revolusi Palestina modern. Hijazi sebelumnya dijatuhi hukuman mati, namun diselamatkan melalui pertukaran ini.

1979 – Operasi Al-Nawras:
Front Populer untuk Pembebasan Palestina – Komando Umum (PFLP-GC) membebaskan seorang tentara Israel yang ditangkap di Lebanon Selatan, dan Israel membebaskan 76 tawanan Palestina dan Lebanon, termasuk 12 perempuan.

1983 – Kesepakatan Penjara Ansar:
Setelah invasi Israel ke Lebanon, Fatah menegosiasikan pembebasan 4.700 tawanan Palestina dan Lebanon dari kamp bersejarah Ansar, sebagai imbalan atas enam tentara Israel yang ditahan oleh perlawanan.

1985 – Pertukaran “Operasi Galilee”:
PFLP-GC mencatat salah satu pertukaran terbesar dalam sejarah. Israel membebaskan 1.150 tawanan Palestina, termasuk pejuang dari berbagai faksi, sebagai imbalan atas tiga tentara Israel yang ditawan.

2009–2011 – Kesepakatan Gilad Shalit:
Setelah lima tahun penahanan, Israel membebaskan 1.027 tawanan Palestina sebagai imbalan atas tentara Israel Gilad Shalit yang ditangkap oleh Hamas.
Kesepakatan ini mencakup 33 perempuan dan lebih dari 200 tahanan yang diasingkan ke Gaza atau luar negeri.

2023–2025 – Pertukaran di Tengah Perang Gaza:
Selama genosida Israel di Gaza, Hamas melakukan tiga pertukaran besar, membebaskan hampir 4.000 tawanan Palestina, termasuk perempuan, anak-anak, dan tahanan jangka panjang.
Pembebasan terbaru ini merupakan bagian dari gencatan senjata yang dimediasi oleh Mesir, Qatar, dan didukung AS.


🕊️ Kebebasan yang Masih Jauh

Meski perayaan berlangsung, faksi-faksi perlawanan Palestina menegaskan bahwa kebebasan sejati belum tercapai.
Ribuan tawanan, termasuk 400 anak-anak dan 52 perempuan, masih berada di balik jeruji besi.
Ratusan lainnya ditahan tanpa dakwaan melalui sistem penahanan administratif, sementara banyak tawanan Gaza dicap sebagai “kombatan ilegal” dan dicabut dari hak-hak dasar mereka.

Otoritas Urusan Tawanan Palestina menyerukan kepada lembaga-lembaga internasional untuk bertindak, dan mendesak Komite Palang Merah Internasional untuk mengunjungi penjara-penjara Israel serta mengungkap kejahatan yang terus berlangsung.

“Dunia tidak boleh diam saat wajah lain dari genosida masih terjadi di dalam penjara-penjara Israel,”
demikian pernyataan resmi lembaga tersebut.

sumber: Quds News Network

Tags: GazaPalestina
Previous Post

Jurnalis Gaza, Salih Al-Jaafrawi, Syahid Ditembak oleh Kelompok Bersenjata yang Didukung Israel di Gaza Selatan

Next Post

Gaza Saat Ini: 70 Juta Ton Puing dan 20.000 Bom yang Belum Meledak

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
Berita

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut

11 Februari 2026
UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
Berita

UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil

8 Februari 2026
Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang
Berita

Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang

1 Februari 2026
Next Post
Gaza Saat Ini: 70 Juta Ton Puing dan 20.000 Bom yang Belum Meledak

Gaza Saat Ini: 70 Juta Ton Puing dan 20.000 Bom yang Belum Meledak

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • PBB: Israel Blokir Sejumlah Misi Kemanusiaan di Gaza
  • Sudah Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata di Gaza dalam Empat Bulan?
  • Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
  • UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
  • Suara Langit Indonesia Tebar Manfaat Lewat Bakti Sosial di Gunung Kidul

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In