Kementerian Kesehatan Palestina mengumumkan pada Sabtu (08/11/2025) bahwa jumlah korban syahid di Jalur Gaza telah meningkat menjadi 69.169 jiwa, sebagian besar anak-anak dan perempuan, sejak dimulainya agresi Israel pada 7 Oktober 2023.
Sumber medis menambahkan bahwa jumlah korban luka juga meningkat menjadi 170.685 orang sejak awal serangan, sementara sejumlah korban masih terjebak di bawah reruntuhan, dan tim penyelamat serta ambulans tidak dapat menjangkau mereka akibat situasi yang berbahaya dan blokade yang berlanjut.
Kementerian juga melaporkan bahwa dalam 72 jam terakhir, rumah sakit di Jalur Gaza telah menerima jenazah 10 syahid, di antaranya 9 jenazah yang berhasil dievakuasi dari bawah puing-puing, serta 6 orang terluka lainnya.
Sejak diberlakukannya gencatan senjata pada 11 Oktober lalu, jumlah korban mencapai 241 syahid dan 614 terluka, sementara 522 jenazah telah berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan.
Selain itu, pihak berwenang Palestina menyebut bahwa Israel telah menyerahkan 30 jenazah syuhada kepada Bulan Sabit Merah, sehingga total jenazah yang telah diserahkan sejak 14 Oktober meningkat menjadi 300 jenazah.
Penyerahan jenazah ini dilakukan sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan dalam tahap pertama perjanjian gencatan senjata, yang mulai berlaku pada 10 Oktober lalu.
sumber: Arabi21





