• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Minggu, Februari 15, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

Dalam 50 Hari Gencatan Senjata: Israel Lakukan 591 Pelanggaran, 357 Korban Jiwa

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
3 Desember 2025
in Berita
0
Dalam 50 Hari Gencatan Senjata: Israel Lakukan 591 Pelanggaran, 357 Korban Jiwa
0
SHARES
2
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Gaza (QNN) – Israel telah melanggar gencatan senjata di Gaza sedikitnya 591 kali dalam 50 hari, menewaskan ratusan warga Palestina sejak gencatan berlaku pada 10 Oktober, menurut Kantor Media Pemerintah Gaza pada Minggu.

Kantor tersebut menyatakan bahwa sekitar 357 warga sipil telah tewas dan 903 orang lainnya terluka dalam berbagai pelanggaran itu, dengan anak-anak, perempuan, dan lansia menjadi mayoritas korban.

Kantor tersebut mengecam “dengan sekeras-kerasnya pelanggaran serius dan sistematis terhadap perjanjian gencatan senjata oleh otoritas pendudukan Israel,” seraya menambahkan bahwa “pelanggaran tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional dan protokol kemanusiaan yang melekat pada perjanjian tersebut.”

Kantor itu menambahkan bahwa Israel telah melepaskan tembakan ke arah warga sipil sebanyak 164 kali, menggerebek kawasan permukiman di luar “garis kuning” sebanyak 25 kali, melakukan pengeboman dan penembakan di Gaza 280 kali, serta menghancurkan properti warga pada 118 kesempatan. Disebutkan pula bahwa Israel telah menculik 38 warga Palestina dari Gaza selama 50 hari tersebut.

Yang terbaru terjadi pada Sabtu, ketika pasukan Israel membunuh dua bersaudara dalam serangan drone di kota Bani Suheila, sebelah timur Khan Younis di Gaza selatan. Sumber lokal mengonfirmasi bahwa drone Israel menjatuhkan bom di dekat Sekolah al-Farabi, menewaskan dua anak, Juma dan Fadi Tamer Abu Assi, saat keduanya sedang mengumpulkan kayu bakar untuk ayah mereka yang menggunakan kursi roda.

Serangan itu terjadi di luar apa yang disebut sebagai “garis kuning”, yaitu garis demarkasi samar tanpa tanda yang memisahkan pasukan pendudukan Israel dari wilayah tertentu di Gaza, sementara Israel tetap mengontrol sekitar 50% wilayah tersebut. Sumber menambahkan bahwa kedua bersaudara itu tidak mengetahui keberadaan garis yang tidak terlihat tersebut.

Kementerian Kesehatan Palestina mengatakan lebih dari 70.100 warga Palestina telah tewas sejak awal genosida pada Oktober 2023.

Israel juga terus memblokade bantuan kemanusiaan vital dan menghancurkan infrastruktur di seluruh Jalur Gaza.

“Situasi kemanusiaan di Gaza memburuk dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan agresi Israel telah menghancurkan infrastruktur serta layanan-layanan penting,” kata Ismail al-Thawabta, direktur kantor tersebut, pada Jumat.

sumber : Quds News Network

Tags: GazaPalestina
Previous Post

Banjir Bandang Sumatera: Korban Jiwa Tembus 753 Orang, Tiga Provinsi Nyatakan Darurat Bencana

Next Post

Update Banjir Sumatera 4 Desember: Korban Jiwa Tembus 800 Orang

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
Berita

Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut

11 Februari 2026
UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
Berita

UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil

8 Februari 2026
Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang
Berita

Genosida Berlanjut: Serangan Israel Sebabkan 31 Warga Palestina Syahid, Kantor Polisi dan Tenda Pengungsi Diserang

1 Februari 2026
Next Post
Update Banjir Sumatera 4 Desember: Korban Jiwa Tembus 800 Orang

Update Banjir Sumatera 4 Desember: Korban Jiwa Tembus 800 Orang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • PBB: Israel Blokir Sejumlah Misi Kemanusiaan di Gaza
  • Sudah Berapa Kali Israel Melanggar Gencatan Senjata di Gaza dalam Empat Bulan?
  • Tujuh Warga Palestina Menjadi Korban Jiwa dalam Serangan Israel di Gaza, Pelanggaran Gencatan Senjata Terus Berlanjut
  • UNICEF: 37 Anak Palestina Menjadi Korban Jiwa di Gaza Sejak Awal Tahun, Gencatan Senjata Gagal Lindungi Warga Sipil
  • Suara Langit Indonesia Tebar Manfaat Lewat Bakti Sosial di Gunung Kidul

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In