• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Selasa, Maret 17, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

MSF: Blokade Israel Cegah Pengiriman Bantuan ke Gaza Sejak Awal Tahun

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
17 Februari 2026
in Berita
0
MSF: Blokade Israel Cegah Pengiriman Bantuan ke Gaza Sejak Awal Tahun
0
SHARES
31
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Gaza – Organisasi medis internasional Médecins Sans Frontières (MSF) menyatakan pihaknya tidak dapat mengirimkan bantuan kemanusiaan maupun pasokan medis ke Jalur Gaza sejak awal tahun ini akibat pembatasan yang diberlakukan Israel, meski kesepakatan gencatan senjata masih berlangsung.

Sekretaris Jenderal MSF, Christopher Lockyear, menegaskan bahwa situasi kemanusiaan yang katastrofik terus terjadi di Gaza maupun Tepi Barat yang diduduki. Ia menekankan kebutuhan kemanusiaan masih sangat besar dan respons seharusnya diperluas, bukan justru dipersempit.

Lockyear mengatakan kondisi musim dingin yang keras telah memperburuk penyakit kronis di kalangan warga Palestina di Gaza. Ia juga memperingatkan peningkatan penyebaran penyakit menular di wilayah yang terkepung tersebut.

Menurut MSF, lebih dari 18.000 pasien saat ini menunggu evakuasi medis dari Gaza, termasuk sekitar 4.000 anak-anak. Lockyear menyebut kondisi tempat tinggal yang semakin memburuk selama musim dingin turut memperparah krisis kesehatan yang sudah sangat serius.

Ia juga menegaskan bahwa meski gencatan senjata telah diberlakukan, warga Palestina masih terus menjadi korban jiwa di Gaza. Menurutnya, tujuan utama kesepakatan tersebut adalah untuk memungkinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah itu.

Israel melancarkan perang genosida di Gaza pada 8 Oktober 2023 dengan dukungan Amerika Serikat. Sejak itu, lebih dari 72.000 warga Palestina menjadi korban jiwa dan lebih dari 171.000 lainnya mengalami luka-luka, mayoritas perempuan dan anak-anak. Sekitar 90 persen infrastruktur sipil Gaza juga hancur akibat serangan tersebut.

Kesepakatan gencatan senjata mulai berlaku pada 10 Oktober. Namun, Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan ratusan pelanggaran sejak perjanjian tersebut dimulai, termasuk penembakan dan pemboman berkelanjutan.

Pelanggaran tersebut telah menyebabkan 601 warga Palestina menjadi korban jiwa dan 1.607 lainnya luka-luka, menurut kementerian tersebut.

Meski operasi militer skala besar telah dihentikan, kondisi kemanusiaan di Gaza belum menunjukkan perbaikan signifikan. Kelompok-kelompok bantuan menyatakan Israel belum memenuhi kewajiban utama dalam kesepakatan gencatan senjata, termasuk menghentikan permusuhan sepenuhnya, membuka penyeberangan, serta mengizinkan masuknya jumlah bantuan makanan, medis, dan material hunian—seperti tenda dan rumah mobil—sesuai yang disepakati.

MSF memperingatkan bahwa tanpa peningkatan segera dan signifikan dalam akses kemanusiaan, kondisi kesehatan dan kehidupan warga Palestina di Gaza akan terus memburuk.


Sumber: QNN / MSF

Tags: GazaPalestina
Previous Post

PBB: Israel Blokir Sejumlah Misi Kemanusiaan di Gaza

Next Post

“Lari atau Mati”: Kesaksian Keluarga Gaza di Dekat Garis Kuning Israel

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Kekerasan Israel Berlanjut, 16 Warga Palestina Gugur dalam Satu Hari
Berita

Kekerasan Israel Berlanjut, 16 Warga Palestina Gugur dalam Satu Hari

17 Maret 2026
Untuk Pertama Kalinya, Masjid Al-Aqsa Kosong pada Malam Lailatul Qadar di Tengah Penutupan oleh Israel
Berita

Untuk Pertama Kalinya, Masjid Al-Aqsa Kosong pada Malam Lailatul Qadar di Tengah Penutupan oleh Israel

17 Maret 2026
Israel Larang Warga Palestina Masuk dan Salat di Masjid Al-Aqsa pada Jumat Terakhir Ramadan
Berita

Israel Larang Warga Palestina Masuk dan Salat di Masjid Al-Aqsa pada Jumat Terakhir Ramadan

14 Maret 2026
Next Post
“Lari atau Mati”: Kesaksian Keluarga Gaza di Dekat Garis Kuning Israel

“Lari atau Mati”: Kesaksian Keluarga Gaza di Dekat Garis Kuning Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Kekerasan Israel Berlanjut, 16 Warga Palestina Gugur dalam Satu Hari
  • Untuk Pertama Kalinya, Masjid Al-Aqsa Kosong pada Malam Lailatul Qadar di Tengah Penutupan oleh Israel
  • Israel Larang Warga Palestina Masuk dan Salat di Masjid Al-Aqsa pada Jumat Terakhir Ramadan
  • Yayasan Suara Langit Indonesia Gelar Program Berbagi Iftor Ramadhan untuk Para Penghafal Al-Qur’an
  • Tragedi Gaza: 12.000 Perempuan Palestina Gugur, 9.000 di Antaranya adalah Ibu

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In