JAKARTA – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru terkait dampak bencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera sejak akhir November lalu. Hingga Jumat (26/12/2025), jumlah korban meninggal dunia tercatat mencapai 1.135 jiwa, dengan 173 orang lainnya masih dinyatakan hilang.
Skala Dampak dan Wilayah Terparah
Bencana yang dipicu oleh cuaca ekstrem ini telah menyebabkan kerusakan infrastruktur yang masif di tiga provinsi utama: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Berdasarkan rekapitulasi BNPB, wilayah dengan tingkat fatalitas tertinggi meliputi:
- Aceh Utara: 205 korban jiwa.
- Tapanuli Tengah: 191 korban jiwa.
- Tapanuli Selatan: 133 korban jiwa.
- Kabupaten Agam: 163 korban jiwa.
Selain jatuhnya korban jiwa, tercatat sebanyak 157.838 unit rumah mengalami kerusakan. Jumlah pengungsi secara total di seluruh wilayah terdampak mencapai 489.864 jiwa. Kabupaten Aceh Utara dan Aceh Tamiang menjadi titik pengungsian terbesar dengan konsentrasi massa yang membutuhkan bantuan logistik mendesak.
Pemulihan Infrastruktur dan Fasilitas Pendidikan
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Pratikno, menyatakan bahwa proses pemulihan akses jalan nasional telah mencapai progres 90 persen. Fokus utama saat ini adalah memastikan konektivitas antarwilayah dan pembersihan material sisa banjir di kawasan pemukiman oleh bantuan sepuluh batalyon TNI.
Pemerintah juga menargetkan revitalisasi fasilitas pendidikan selesai sebelum 5 Januari 2026, agar siswa di Sumatera Utara dan Sumatera Barat dapat memulai semester baru tepat waktu di lingkungan yang aman.
Mengulurkan Tangan: Seruan Kepedulian untuk Sumatera
Meskipun pemerintah telah mengerahkan sumber daya maksimal, skala kerusakan yang luas menuntut solidaritas dari seluruh lapisan masyarakat. Masa pemulihan (recovery) pascabencana merupakan fase yang paling berat bagi para penyintas yang kehilangan tempat tinggal dan mata pencaharian.
Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus menunjukkan empati dan dukungan nyata. Bantuan berupa kebutuhan sanitasi, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta dukungan dana sangat dibutuhkan untuk membangun kembali kehidupan mereka.
“Duka Sumatera adalah duka kita semua. Sekecil apa pun bantuan yang kita kirimkan, akan menjadi tumpuan harapan bagi mereka yang tengah berjuang untuk bangkit dari reruntuhan.”
Sebagai bentuk solidaritas nasional, kami mengajak Anda untuk berbagi beban dan memberikan harapan baru bagi para penyintas melalui program kemanusiaan bersama Suara Langit Indonesia.
Mari Kirimkan Bantuan Terbaik Anda: Setiap donasi yang Anda berikan akan disalurkan langsung untuk pengadaan paket pangan, layanan kesehatan darurat, dan dukungan pemulihan rumah bagi korban terdampak di Sumatera.
Klik link ini untuk berdonasi => https://suaralangit.id/campaign/peduli-bencana-sumatera-saatnya-kita-mengulurkan-tangan atau hubungi nomer admin kami di 0851 2999 8136. Setitik bantuan Anda adalah nafas baru bagi mereka yang sedang berjuang bangkit dari reruntuhan.






