• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Sabtu, Agustus 30, 2025
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

Warga Palestina Rayakan Idul adha di Tengah Perang dan Pendudukan Israel

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
7 Juni 2025
in Berita
0
palestina idul adha
0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Palestina – Warga Palestina di Jalur Gaza, Tepi Barat dan Yerusalem Timur memperingati hari raya Iduladha pada Jumat (7/6) di tengah serangan militer Israel yang terus berlangsung, penggerebekan bersenjata, serta pembatasan ketat pergerakan warga.

Yerusalem

Puluhan ribu warga Palestina melaksanakan salat Iduladha di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem Timur yang diduduki, pada Jumat pagi meskipun dihadang pembatasan ketat dari otoritas Israel dan suasana duka akibat perang genosida yang terus berkecamuk di Gaza.

Menurut estimasi lokal, sekitar 80.000 jamaah hadir di masjid suci ketiga umat Islam tersebut, melantunkan takbir Iduladha saat memasuki dan meninggalkan kompleks masjid.

Pasukan kepolisian Israel dikerahkan secara besar-besaran di sekitar kompleks Al-Aqsa dan Kota Tua sebelum, selama, dan setelah salat berlangsung.

Namun, banyak warga Palestina dari Tepi Barat tak dapat hadir akibat larangan dan pembatasan mobilitas yang diberlakukan Israel. Sejumlah warga yang dicegah masuk oleh aparat Israel tetap melaksanakan salat di luar gerbang masjid.

Meski salat berlangsung, suasana Iduladha di Yerusalem jauh dari meriah. Kota ini diliputi kesedihan akibat dampak agresi militer Israel yang terus menggempur Jalur Gaza.

Tepi Barat yang Diduduki

Ribuan warga Palestina di Tepi Barat memperingati hari pertama Iduladha dengan salat di masjid dan lapangan terbuka, meski wilayah tersebut terus diserang militer Israel, khususnya di kamp-kamp pengungsi di wilayah utara.

Di kamp pengungsi Jenin, tentara Israel dilaporkan menghalangi puluhan keluarga yang hendak berziarah ke makam kerabat mereka. Kesaksian warga kepada kantor berita Anadolu menyebutkan, mereka dicegah masuk ke kompleks pemakaman kamp.

Sementara itu, di Bethlehem – Tepi Barat bagian selatan – ribuan orang menunaikan salat Id di Lapangan Omar bin Khattab, yang terletak di dekat Gereja Kelahiran, simbol perdamaian lintas iman di kota tersebut.

Di kota Hebron, para jamaah berkumpul di Masjid Ibrahimi yang bersejarah di bawah penjagaan ketat pasukan Israel. Kepala Wakaf Hebron, Munjid al-Jabari, menyatakan bahwa otoritas Israel kembali melarang akses penuh ke masjid bagi umat Muslim, termasuk menutup gerbang timur.

“Ini sudah ketujuh kalinya tahun ini kami dilarang mengakses penuh masjid ini, termasuk pada Jumat di bulan Ramadan dan kedua hari raya,” ujarnya. “Kami menolak kontrol sepihak atas situs suci kami.”

Pada Jumat pagi, militer Israel kembali melancarkan penggerebekan di berbagai wilayah Tepi Barat. Di Qalqilya, tentara menyerbu permukiman, menembakkan peluru tajam dan gas air mata, serta melukai seorang pemuda Palestina. Dua orang lainnya ditangkap dalam operasi tersebut.

Sejak dimulainya agresi Israel di Gaza pada 7 Oktober 2023, setidaknya 973 warga Palestina tewas dan lebih dari 7.000 lainnya terluka akibat serangan militer Israel dan kekerasan pemukim ilegal di Tepi Barat, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.

Jalur Gaza

Di Jalur Gaza, warga Palestina melaksanakan salat Iduladha di atas puing-puing masjid yang hancur akibat serangan udara Israel.

Di kota Khan Younis, ratusan jamaah berkumpul di reruntuhan Masjid Imam Muhammad al-Albani untuk beribadah.

“Sudah dua tahun kami tidak bisa merayakan Iduladha secara layak karena pengepungan, pemboman setiap hari, dan pengusiran paksa,” kata Hussein Al-Ghalban, salah satu jamaah.

idul adha di Gaza

Sementara itu, jet-jet tempur Israel kembali melintas rendah di atas Khan Younis. Warga melaporkan tembakan artileri berat diarahkan ke wilayah tengah, utara, dan timur kota. Mereka juga menggambarkan suara tembakan intens di lingkungan permukiman.

Menjelang Iduladha, militer Israel menewaskan 41 warga Palestina, termasuk anak-anak, perempuan, dan jurnalis dalam serangkaian serangan di berbagai wilayah Gaza.

Ini merupakan Iduladha keempat yang dilalui warga Gaza dalam kondisi bencana kemanusiaan, menyusul perang yang berlangsung hampir 20 bulan.

Sejak Oktober 2023, Israel melancarkan serangan brutal di Gaza yang telah menewaskan hampir 54.700 warga Palestina, sebagian besar perempuan dan anak-anak. Lembaga kemanusiaan internasional memperingatkan risiko kelaparan besar di wilayah berpenduduk lebih dari 2 juta jiwa tersebut.

Pada November tahun lalu, Mahkamah Pidana Internasional (ICC) mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanannya Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan di Gaza.

Israel juga menghadapi gugatan genosida di Mahkamah Internasional (ICJ) atas kejahatan terhadap warga sipil di wilayah tersebut.

sumber:
anadoluagency

 

Tags: Palestina
Previous Post

Serangan Israel Renggut Nyawa Lima Jurnalis Gaza Lagi

Next Post

Israel Serang Kerumunan Penerima Bantuan, 29 Warga Gaza Meninggal

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Next Post
Israel Serang Kerumunan Penerima Bantuan, 29 Warga Gaza Meninggal

Israel Serang Kerumunan Penerima Bantuan, 29 Warga Gaza Meninggal

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • 112 Anak Gaza Meninggal Kelaparan, PBB: Generasi Sedang Dibunuh dengan Lapar
  • Serangan Israel Meningkat di Al-Zaytoun, 300 Rumah Hancur dalam Tiga Hari
  • Israel Membungkam Suara Kebenaran Gaza, Tapi Kebenaran Tak Akan Pernah Dibungkam
  • 96 Anak Gaza Meninggal karena Lapar: Duka Mendalam di Tengah Blokade Tanpa Henti
  • Israel Dituding “Rekayasa Pembantaian” di Gaza, Warga Palestina Terus Tewas Karena Kelaparan

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In