• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

Pertahanan Sipil Gaza Kubur Ulang 120 Anggota Keluarga yang Gugur dalam Pembantaian Israel

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
25 Oktober 2025
in Berita
0
Pertahanan Sipil Gaza Kubur Ulang 120 Anggota Keluarga yang Gugur dalam Pembantaian Israel
0
SHARES
8
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Gaza – Tim Pertahanan Sipil Palestina pada Jumat (hari ini) menggali dan mengubur ulang jenazah lebih dari 120 anggota keluarga besar Shuheiber yang gugur dalam perang genosida Israel di Jalur Gaza. Jenazah-jenazah tersebut dipindahkan dari makam massal sementara ke Pemakaman Sheikh Shaaban di wilayah timur Kota Gaza.

Sejak pagi, tim pertahanan sipil bersama keluarga Shuheiber mulai mengangkat sisa-sisa jenazah dari lahan pertanian di selatan Kota Gaza, tempat mereka dikuburkan berbulan-bulan lalu setelah serangan udara Israel membuat akses ke pemakaman resmi mustahil.

Puluhan warga berkumpul untuk menunaikan salat jenazah sebelum pemakaman ulang di kompleks pemakaman Sheikh Shaaban, wilayah Al-Saha.

Pada 17 November 2023, jet tempur Israel mengebom rumah di distrik Al-Sabra yang menjadi tempat berlindung anggota keluarga Shuheiber yang mengungsi. Serangan itu menewaskan lebih dari 95 orang, sementara sisanya tertimbun reruntuhan.

Nahid Shuheiber, salah satu penyintas, mengatakan bahwa keluarga mereka terpaksa mengubur para syuhada secara darurat di lahan pertanian terdekat karena terlalu berbahaya menuju pemakaman umum.

Direktur Jenderal Pertahanan Sipil Gaza, Raed Al-Dahshan, menyampaikan:

“Dengan bantuan tim forensik, Kementerian Kesehatan, dan para relawan, kami memindahkan lebih dari 120 syuhada dari makam sementara ke tempat peristirahatan terakhir mereka.”

Selama hampir dua tahun genosida Israel, puluhan kuburan massal sementara muncul di seluruh Gaza.
Banyak keluarga terpaksa memakamkan korban di halaman rumah sakit, sekolah, bahkan di lahan kosong — karena serangan udara tanpa henti dan jalan yang tertutup puing menghentikan pemakaman layak.

Laporan HAM menunjukkan ribuan warga Palestina dikuburkan di kuburan darurat di dekat rumah dan rumah sakit ketika tim penyelamat tak dapat menjangkau jenazah.

Tim pertahanan sipil Gaza terus berjuang mengangkat jenazah dari bawah reruntuhan dengan peralatan seadanya, karena Israel melarang masuknya alat berat dan perlengkapan keselamatan. Banyak relawan menggali dengan tangan kosong.

Sejak Oktober 2023, Israel telah membunuh lebih dari 68.280 warga Palestina, melukai 170.375 orang, dan membuat 9.500 lainnya hilang.

Pemakaman ulang keluarga Shuheiber menjadi simbol nyata dari tragedi Gaza yang tak kunjung usai — tentang rakyat yang berjuang memberi penghormatan terakhir bagi keluarganya di tengah kehancuran.

sumber ; Quds News Network

Tags: GazaPalestina
Previous Post

Apa Putusan Terbaru Mahkamah Internasional (ICJ) Mengenai Israel dan Gaza?

Next Post

Meski Ada Gencatan Senjata Lebih dari 100 Warga Gaza, Termasuk 46 Anak-Anak, Syahid dalam Serangan Israel

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan
Berita

Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan

7 Juli 2026
Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina
Berita

Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina

1 Juli 2026
Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut
Berita

Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut

29 Juni 2026
Next Post
Meski Ada Gencatan Senjata Lebih dari 100 Warga Gaza, Termasuk 46 Anak-Anak, Syahid dalam Serangan Israel

Meski Ada Gencatan Senjata Lebih dari 100 Warga Gaza, Termasuk 46 Anak-Anak, Syahid dalam Serangan Israel

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Yayasan Suara Langit Indonesia Salurkan Bantuan Pemenuhan Gizi bagi Warga Gaza
  • Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan
  • Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina
  • Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut
  • Kehilangan Suami Akibat Perang, Ribuan Perempuan Gaza Berjuang Bertahan di Tengah Kelaparan

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In