• Berita
  • Penyaluran
  • Donasi
Rabu, Juli 15, 2026
  • Login
Suara Langit Indonesia
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
Mari Berdonasi
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus
No Result
View All Result
Suara Langit Indonesia
No Result
View All Result
Home Berita

Sembilan WNI Ditahan Israel Saat Ikut Flotilla Bantuan ke Gaza

Suara Langit Indonesia by Suara Langit Indonesia
20 Mei 2026
in Berita
0
Sembilan WNI Ditahan Israel Saat Ikut Flotilla Bantuan ke Gaza
0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Whatsapp

Jakarta – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi bahwa sembilan warga negara Indonesia yang mengikuti Global Sumud Flotilla, konvoi kemanusiaan menuju Jalur Gaza, ditahan setelah kapal mereka dicegat pasukan Israel di laut.

“Berdasarkan informasi terbaru, sembilan WNI yang merupakan anggota Global Peace Convoy Indonesia (GPCI) dan mengikuti misi GSF 2.0 seluruhnya dilaporkan ditahan oleh Israel,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabyl A. Mulachela, dalam pernyataan tertulis kepada Antara di Jakarta pada Rabu, 20 Mei 2026.

Kementerian menyatakan tengah bekerja sama dengan perwakilan diplomatik Indonesia di kawasan terkait dan otoritas terkait untuk memastikan keselamatan serta perlindungan seluruh WNI yang terdampak. Upaya tersebut dilakukan secara intensif melalui jalur diplomatik dan konsuler.

Di antara sembilan WNI yang ditahan terdapat tiga jurnalis dari media nasional, yakni Bambang Noroyono dan Thoudy Badai dari Republika, serta Andre Prasetyo Nugroho dari Tempo.

Nabyl mengatakan Indonesia memaksimalkan seluruh langkah diplomatik dan konsuler yang tersedia guna memastikan pembebasan dan perlindungan bagi para warganya.

“Langkah-langkah ini akan terus dilakukan sampai seluruh peserta Global Sumud Flotilla ke Gaza dapat kembali dengan selamat ke Indonesia,” ujarnya.

Ia juga mendesak pemerintah Israel segera membebaskan kapal-kapal yang ditahan beserta seluruh awak yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Yvonne Mewengkang mengatakan bahwa setelah penahanan awal terhadap lima WNI pada Senin, 18 Mei 2026, situasi masih terus berkembang, dengan peserta lain yang sempat lolos dari intersepsi awal masih berisiko ditahan.

Ia menambahkan bahwa Kedutaan Besar Indonesia di Kairo, Roma, Amman, dan Istanbul telah disiagakan serta mempersiapkan dukungan darurat bagi para WNI terdampak.

Menurut Yvonne, perwakilan diplomatik Indonesia juga siap menerbitkan dokumen perjalanan darurat (SPLP/Laissez-Passer) jika paspor disita, serta memberikan bantuan medis bila diperlukan.

Indonesia mengecam keras pencegatan flotilla tersebut, yang membawa bantuan kemanusiaan dan relawan internasional, termasuk warga negara Indonesia.

Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa seluruh langkah yang dilakukan diarahkan untuk memastikan kepulangan aman WNI dan menjaga prinsip-prinsip kemanusiaan sesuai hukum internasional.

sumber: Tempo

Tags: Bantuan KemanusiaanGazaGlobal Sumud FlotillaindonesiaIsraelKementerian Luar NegeriPalestinaRepublikaTempoWNI Ditahan
Previous Post

Israel Menyerbu Kapal Flotilla Bantuan Gaza di Perairan Internasional Dekat Siprus

Next Post

“Diborgol, Ditutup Matanya, Dipermalukan”: Reaksi Pemerintah Dunia terhadap Video Ben-Gvir tentang Aktivis Flotilla Gaza yang Diculik

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia

Related Posts

Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan
Berita

Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan

7 Juli 2026
Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina
Berita

Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina

1 Juli 2026
Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut
Berita

Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut

29 Juni 2026
Next Post
“Diborgol, Ditutup Matanya, Dipermalukan”: Reaksi Pemerintah Dunia terhadap Video Ben-Gvir tentang Aktivis Flotilla Gaza yang Diculik

“Diborgol, Ditutup Matanya, Dipermalukan”: Reaksi Pemerintah Dunia terhadap Video Ben-Gvir tentang Aktivis Flotilla Gaza yang Diculik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pos-pos Terbaru

  • Yayasan Suara Langit Indonesia Salurkan Bantuan Pemenuhan Gizi bagi Warga Gaza
  • Setelah 1.000 Hari Genosida, Gaza Tetap Dilanda Serangan dan Krisis Kemanusiaan
  • Guterres Sebut Kondisi Gaza “Sangat Mengerikan”, Desak Perlindungan Warga Palestina
  • Di Antara Rasa Sakit dan Ketakutan: Anak-Anak Gaza Menanggung Dampak Serangan Israel yang Terus Berlanjut
  • Kehilangan Suami Akibat Perang, Ribuan Perempuan Gaza Berjuang Bertahan di Tengah Kelaparan

Kategori

  • Berita
  • Laporan Khusus
  • Penyaluran
  • Uncategorized

Suara Langit Indonesia

Suara Langit Indonesia (SLI) adalah lembaga kemanusiaan yang resmi berdiri dan berbadan hukum pada tanggal 5 Januari 2020. SLI menyelenggarakan berbagai kegiatan kemanusiaan dengan pendekatan dakwah, sosial, pendidikan, dan bantuan darurat.

Rekening Donasi

•BNI 2444266609
•BSI 7236-30881-7
•MANDIRI 170-00-1300772-3
A.N. Yayasan Suara Langit Indonesia

Konfirmasi transfer

• Admin SLI:‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪‪ 0813 3946 8790
‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬(Whatsapp)

Ikuti Kami

Dana yang didonasikan melalui Suara Langit Indonesia sepenuhnya sah, halal, serta tidak terkait pencucian uang, terorisme, atau tindak kejahatan lainnya.

  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Berita
  • Donasi
  • Penyaluran
  • Laporan Khusus

© 2025 Suara Langit - Sosial, Dakwah dan Kemanusiaan

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In