Palestina – Pasukan Israel menahan sedikitnya 70 warga Palestina dalam serangkaian penggerebekan di wilayah Tepi Barat yang diduduki pada Sabtu (25/07/2026). Dalam insiden terpisah, delapan warga Palestina terluka akibat serangan yang dilakukan para pemukim Israel, menurut media Palestina dan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina.
Radio resmi Voice of Palestine melaporkan bahwa pasukan Israel menangkap lebih dari 40 pemuda Palestina dalam penggerebekan yang masih berlangsung di kota Tell, sebelah barat Nablus, di bagian utara Tepi Barat.
Menurut laporan tersebut, tentara Israel menyita sebuah rumah di kota itu dan mengubahnya menjadi pusat interogasi lapangan.
Radio itu juga menyebutkan bahwa pasukan Israel melakukan penggerebekan besar-besaran terhadap rumah-rumah warga sambil mengepung kota dari segala arah.
Pada Jumat, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz memerintahkan operasi militer berskala luas di desa-desa Palestina di Tepi Barat menyusul serangan di dekat permukiman ilegal Havat Gilad yang menewaskan dua tentara Israel dan melukai tiga lainnya.
Menurut sejumlah sumber dan saksi mata, setelah itu para pemukim Israel menyerang beberapa komunitas Palestina di wilayah Nablus dengan membakar rumah-rumah warga serta berbagai properti lainnya.
Empat warga Palestina menjadi korban jiwa pada Jumat dalam serangan gabungan yang melibatkan pemukim dan pasukan Israel di kota Tell, menurut Kementerian Kesehatan Palestina.
Sementara itu, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan bahwa pasukan Israel melancarkan penggerebekan besar-besaran sebelum fajar di kota Jenin serta sejumlah kota dan desa di wilayah tersebut.
Pasukan Israel menggeledah sejumlah rumah dan menahan lima warga Palestina, sementara operasi militer terus berlangsung di berbagai lokasi di wilayah Jenin, menurut sumber-sumber lokal yang dikutip Wafa. Dalam operasi terpisah, tiga warga Palestina juga ditahan di wilayah Bethlehem.
Dalam insiden lain, Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina menyatakan bahwa delapan warga Palestina terluka, termasuk enam orang yang terkena tembakan peluru tajam, dalam serangan yang dilakukan pemukim Israel terhadap desa Farata, di sebelah timur Qalqilya, Tepi Barat bagian barat laut. Organisasi tersebut belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai serangan maupun kondisi para korban.
Di wilayah utara Tepi Barat, tentara Israel juga menahan sedikitnya enam warga Palestina dalam penggerebekan besar-besaran di berbagai lingkungan dan kota di Jenin, di tengah pengerahan militer yang intensif dan pergerakan pasukan yang terus berlangsung.
Pasukan Israel juga menggerebek kota Tubas dan kamp pengungsi Al-Far’a di Tepi Barat bagian utara, serta melancarkan operasi besar-besaran dengan menggerebek rumah-rumah warga Palestina.
Di Tepi Barat bagian tengah, tentara Israel menahan 13 warga Palestina dari berbagai daerah di wilayah Ramallah dan Al-Bireh.
Sementara itu, di Tepi Barat bagian selatan, pasukan Israel menggerebek Hebron dan menahan delapan warga Palestina.
sumber: Anadolu





